Dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa poin, salah satunya.

Saat ini Sekolah Kesetaraan tidak bisa dipandang sebelah mata, lulusan sekolah paket tidak berbeda dengan sekolah formal, terbukti sudah puluhan, bahkan ratusan lulusan dari PKBM Bina Insan Kamil dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,

salah satunya beberapa siswa lulusan tahun ajaran 2018-2019, lulus dalam program SBMPTN. Untuk poin lainnya yang disampaikan beliau ialah, walaupun nama yayasan Amrina Rosyada identik dengan bahasa Arab,

tidak serta merta PKBM Bina Insan Kamil menutup diri tidak menerima peserta didik non-Muslim, untuk tahun ajaran 2018-2019, PKBM Bina Insan Kamil menyediakan tutor untuk mata pelajaran Bina Iman Agama Selain Islam karena ada beberapa peserta didik yang non-Muslim.