Profile Lembaga

Pondok Pesantren Modern Al-Ismaili merupakan lembaga pendidikan Islam yang menggabungkan seratus persen ilmu agama dan seratus persen ilmu umum, dengan kurikulum Pondok Modern Darussalam Gontor dan kurikulum Kemendikbud.

Visi dan Misi Lembaga

Visi

“Mencetak kader pemimpin umat yang berakhlak mulia dan berjiwa pesantren”  

Misi

  • Mempersiapkan para santri untuk menjadi orang alim dalam ilmu agama, serta mengamalkannya dalam masyarakat
  • Membimbing santri agar menjadi manusia yang berkepribadian Islam yang sanggup dengan ilmu agamanya menjadi mubaligh Islam dalam masyarakat

Profile Lembaga

Pondok Pesantren Modern Al - Ismaili

    Pondok Pesantren Modern Al-Ismaili merupakan lembaga pendidikan Islam yang menggabungkan seratus persen ilmu agama dan seratus persen ilmu umum, dengan kurikulum Pondok Modern Darussalam Gontor dan kurikulum Kemendikbud. Didirikan secara resmi oleh KH Ismail Mursyidin sejak tahun 1922 Pondok Pesantren Al-Ismaili telah memberikan kontribusi banyak dalam memberdayakan masyarakat sekitar sehingga memiliki pemahaman agama yang benar dan dapat berpengaruh pada kualitas kehidupan yang lebih baik. Pada tahun 2016, Pondok Pesantren Modern Al-Ismaili mulai membuka pendidikan formal setingkat  SMP yaitu SMP Al-ismaili dan setingkat SMA yaitu SMK Al-Ismaili,

keunikan dari SMP dan SMK Al-Ismaili adalah bahwa siswa-siswinya merupakan santri Pondok Pesantren Al-Ismaili yang 24 jam kehidupannya berada di dalam pesantren, sehingga mendapatkan pendidikan yang terus-menerus dan dalam bimbingan dan pengawasan yang maksimal. Selain itu dengan adanya program tahfidz qur’an dan  berbagai kegiatan, menjadikan santri selalu dinamis dan memiliki kecakapan serta daya saing yang tinggi, sehingga mampu menjadi kader pemimpin umat dan yang paling penting adalah mampu mencetak generasi-generasi qur’ani.

Sejarah Lembaga

Pada masa penjajahan atau sebelum kemerdekaan banyak anak anak pribumi yang tidak mempunyai kesempatan untuk mengenyam pendidikan, dengan melihat keadaan seperti itu terketuk hati seorang Kyai untuk mendirikan sebuah langgar (musholla) sebagai tempat untuk mengaji dan mempelajari kitab kitab. Maka berdatangan anak anak untuk mengaji baik dari desa itu sendiri maupun dari desa sekitar, maka dengan resmi pada tahun 1922 KH. Ismail Mursyidin mendirikan pondok yang diberi nama Al Ismaili yang nama itu diambil dari nama beliau. pondok mengalami kemajuan antara tahun 60an sampai tahun 80an. Setelah beliau wafat pondok mengalami pasang surut dikarenakan kurangnya kaderisasi. Singkat perjalanan pondok, adanya keinginan keras dari putra beliau KH. Mohammad Syamsi yang ingin sekali mendirikan lembaga pesantren yang berkurikulum KMI, yang sudah beliau rasakan selama mondok di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo dan lulus tahun 1960 dan dorongan dari putra putri beliau, maka pada tahun 2016 Pondok Pesantren Modern Al Ismaili, menggerakkan dan membangun kembali Pondok dengan Kurikulum KMI sampai sekarang.